Skip to content
Semua studi kasus

Pendampingan digital langsung bagi subkontraktor dan penganyam rotan

Oleh PasarMIKRO

Anggota tim PasarMIKRO memandu seorang perempuan menggunakan aplikasi di ponselnya, dengan laptop di pangkuannya

Di lapangan, setiap subkontraktor dan penganyam rotan punya tingkat keakraban digital yang berbeda. Praktik langsung dengan contoh nyata membuat perbedaan.

Digitalisasi berjalan paling baik ketika tidak ada yang tertinggal.

Tantangan

PasarMIKRO rutin mengadakan sesi pendampingan langsung bersama subkontraktor dan penganyam rotan di lapangan. Satu hal cepat terlihat: setiap pengguna datang dengan tingkat keakraban digital yang berbeda. Pendekatan yang sama untuk semua orang tidak berhasil.

Yang kami lakukan

Kami menyesuaikan sesi dan menjadikan praktik langsung sebagai inti setiap pertemuan. Peserta mencoba sendiri input data dan sinkronisasi transaksi, menggunakan contoh nyata dari pekerjaan mereka.

Program ini didukung oleh DEG Impulse dan IKEA Social Entrepreneurship.

Hasil

  • Pemahaman peserta meningkat pesat begitu mereka bisa mencoba langkah-langkahnya secara langsung.
  • Diskusi menjadi lebih aktif, dan pertanyaan muncul dengan sendirinya di setiap langkah.
  • Alur kerja kini lebih terhubung, lebih transparan, dan benar-benar bisa dipakai oleh orang-orang di lapangan.

Digitalisasi bukan sekadar memasang sistem. Digitalisasi berarti memastikan setiap pengguna, dari titik awal mana pun, bisa beradaptasi dengan percaya diri. Begitulah PasarMIKRO membangun rantai pasok yang bertahan lama.

Langkah berikutnya

Ingin menghadirkan pendampingan digital yang terstruktur untuk rantai pasok Anda? Kirimkan pesan ke hello@pasarmikro.id.

Tag

  • Rotan
  • Digitalisasi
  • Pendampingan lapangan
  • Ketertelusuran

Lainnya