Home » Rekomendasi Pupuk Tanaman Berdasarkan Jenisnya
PasarMIKRO-pupuk-tanaman

Rekomendasi Pupuk Tanaman Berdasarkan Jenisnya

Artikel ini akan membantu kamu lebih banyak mengetahui tentang pupuk tanaman yang berguna untuk usaha pertanian mu! 

Mengutip dari Data Indonesia, konsumsi pupuk Indonesia berdasarkan data dari Asosiasi Produsen Pupuk Indonesia (APPI) sekitar 10 juta ton sampai 11 juta ton pada 2017- 2021 sedangkan Januari – Juni 2022 konsumsi pupuk domestik mencapai 5,17 juta ton. 

Produsen pupuk lokal belum bisa memenuhi konsumsi pupuk sehingga pemerintah harus mengimpor dalam jumlah besar untuk memenuhinya.  Indonesia sebagai negara agraris sangat tergantung pada pupuk untuk meningkatkan produktivitas pertanian,

Artikel ini akan membantu kamu lebih banyak mengetahui tentang pupuk yang berguna untuk usaha pertanian mu! 

Pentingnya Pupuk bagi Pertanian

Pertanian adalah tulang punggung ekonomi bagi banyak negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan pangan yang terus bertumbuh dengan populasi yang melonjak, para petani menghadapi tekanan untuk meningkatkan hasil panen mereka. 

Dengan memahami peran dan pentingnya pupuk, petani dapat mengambil langkah-langkah yang lebih cerdas dalam memenuhi tuntutan pertanian modern. Berikut manfaat pupuk bagi pertanian, antara lain:

  1. Mengoptimalkan Pertumbuhan Tanaman

Tanaman memerlukan sejumlah nutrisi penting untuk tumbuh dengan baik. Ini termasuk unsur-unsur seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K), serta berbagai mikronutrien. Pupuk memberikan suplai nutrisi ini kepada tanaman, memungkinkan mereka untuk tumbuh dengan cepat dan kuat.

  1. Meningkatkan Hasil Panen

Salah satu tujuan utama pertanian adalah meningkatkan hasil panen. Pupuk yang diberikan dengan benar dapat menghasilkan tanaman yang lebih banyak, dengan buah dan biji yang lebih besar, yang pada gilirannya meningkatkan produksi pertanian.

  1. Pemulihan Tanah yang Tidak Subur

Tanah yang tidak subur atau tanah yang telah ditanami dalam waktu yang lama akan kehilangan nutrisi alaminya. Pupuk dapat menggantikan nutrisi yang hilang dari tanah, mengembalikan kesuburan dan keseimbangan nutrisi yang diperlukan oleh tanaman.

Para petani tidak bisa sembarang menggunakan pupuk, pemilihan pupuk yang tepat sangat kritis bagi petani, berikut alasannya:

  1. Variabilitas Tanaman

Berbagai jenis tanaman membutuhkan nutrisi yang berbeda-beda. Pemilihan pupuk yang sesuai dengan jenis tanaman yang dibudidayakan adalah kunci untuk memaksimalkan hasil pertanian.

  1. Analisis Tanah

Setiap lahan memiliki karakteristik tanah yang berbeda. Analisis tanah yang tepat dapat membantu petani memahami kebutuhan nutrisi tanaman mereka. Pupuk yang digunakan harus disesuaikan dengan analisis tanah ini.

  1. Pemeliharaan Keseimbangan Nutrisi

Terlalu banyak atau terlalu sedikit nutrisi dapat merugikan tanaman. Pemilihan pupuk yang tepat membantu menjaga keseimbangan nutrisi yang optimal.

  1. Pertimbangan Lingkungan

Penggunaan pupuk yang berlebihan dapat berdampak negatif pada lingkungan, seperti pencemaran air tanah dan sungai. Oleh karena itu, pemilihan pupuk yang tepat juga penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem.

Di bawah ini, kami akan merekomendasikan berbagai pupuk yang cocok untuk usaha pertanian mu! 

3 Rekomendasi Pupuk Tanaman Hias Terbaik

Nilai pada sebuah tanaman hias salah satunya ada pada seberapa indah atau cantiknya tanaman tersebut. Bisa mencakup bunga, bentuk, warna, tekstur, pola tanaman, serta bunga atau dedaunan yang unik. Oleh karena itu, agar tumbuh dengan optimal sesuai tujuannya, tanaman hias membutuhkan pupuk. 

Berikut ini pupuk yang cocok digunakan untuk tanaman hias, antara lain:

  1. Pupuk Kandang Kambing

Pupuk kandang kambing adalah pupuk organik yang diperoleh dari kotoran kambing. Ini mengandung nutrisi penting seperti nitrogen, fosfor, dan kalium, serta bahan organik yang dapat meningkatkan struktur tanah. Pupuk kandang kambing biasanya digunakan sebagai pupuk pelengkap untuk meningkatkan kesuburan tanah dan memberikan nutrisi tambahan bagi tanaman hias. Anda dapat mencampurkannya dengan tanah sebelum menanam atau sebagai pupuk tambahan selama pertumbuhan tanaman.

  1. Pupuk NPK

Pupuk NPK: Pupuk NPK adalah pupuk yang mengandung tiga nutrisi utama, yaitu nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K), dalam berbagai rasio. Pupuk ini cocok untuk banyak jenis tanaman hias karena memberikan nutrisi yang seimbang yang dibutuhkan tanaman. Anda dapat memilih pupuk NPK dengan rasio yang sesuai dengan kebutuhan tanaman hias tertentu, tergantung pada fase pertumbuhan dan jenis tanaman.

  1. Pupuk PLP

Pupuk PLP (Pupuk Cair Pertumbuhan Laju Penuh): Pupuk PLP adalah pupuk cair yang dirancang untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman dengan cepat. Mereka sering digunakan pada tanaman yang membutuhkan stimulasi pertumbuhan yang lebih kuat atau saat tanaman dalam kondisi stres. Pupuk ini biasanya diberikan melalui penyiraman atau penyemprotan daun.

3 Rekomendasi Pupuk untuk Pohon Berbuah

Pohon yang mendapatkan nutrisi yang cukup dan seimbang akan tumbuh lebih kuat, menghasilkan lebih banyak tunas, daun, dan bunga, serta menghasilkan lebih banyak buah.

  1. Pupuk Hijau

Pupuk hijau adalah tanaman yang ditanam dengan tujuan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan memberikan nutrisi tambahan bagi tanaman berbuah. Tanaman hijau biasanya ditanam di antara musim tanam utama atau sebagai penutup tanah. Mereka memiliki akar yang dalam dan sistem akar yang kuat, yang membantu memperbaiki struktur tanah dan menambahkan nutrisi ke dalam tanah melalui dekomposisi material tumbuhan mereka. Setelah tanaman hijau tumbuh, mereka dapat dipotong dan digunakan sebagai pupuk organik untuk tanaman berbuah.

  1. Pupuk Kompos

Pupuk kompos adalah hasil dari pengomposan bahan organik seperti sisa tanaman, daun kering, atau sisa makanan. Kompos adalah sumber nutrisi organik yang baik untuk tanaman berbuah. Pupuk kompos membantu meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki struktur tanah, dan meningkatkan kapasitas tanah untuk menahan air. Kamu dapat mengaplikasikan pupuk kompos dengan mencampurkannya dengan tanah atau menggunakannya sebagai lapisan penutup tanah di sekitar akar tanaman.

  1. Pupuk KCl (Kalium Klorida)

Pupuk KCl mengandung kalium (K), yang merupakan nutrisi esensial untuk perkembangan buah dan kualitas buah. Kalium membantu mengatur tekanan osmosis dalam sel-sel tanaman dan berperan penting dalam proses pembuahan dan pembentukan buah. Pupuk KCl bermanfaat sebagai sumber kalium tambahan untuk tanaman berbuah, terutama jika tanah memiliki defisiensi kalium. Namun, perlu kamu ingat bahwa penggunaan pupuk KCl harus hati-hati karena dapat memengaruhi keseimbangan nutrisi dalam tanah. Dosis dan waktu penggunaannya harus sesuai dengan rekomendasi ahli pertanian.

3 Rekomendasi Pupuk Tanaman dari Bahan yang ada di Rumah

Bahan-bahan yang ada di rumah, bisa kamu olah untuk membuat pupuk organik. Kamu bisa memilih dan menyesuaikan dengan jenis tanaman yang dimiliki, antara lain:

  1. Pupuk dari Ampas Kopi

Pupuk kopi bubuk ini mengandung unsur-unsur seperti nitrogen dan keasaman yang dapat memberikan nutrisi dan meningkatkan kesuburan tanah. Namun, ingatlah bahwa pupuk ini adalah pupuk organik ringan. Pastikan kopi yang kamu pak tidak ada gula ataupun krim.

  1. Nasi Basi

Ada nasi basi di rumah, jangan buang dulu!  Kamu bisa membuat nasii basi menjadi pupuk organik cair. Nasi sisa bisa menjadi pupuk organik cair yang mengandung karbohidrat, glukosa, dan sumber mikroorganisme yang tanaman butuhkan . 

  1. Micin

Ya, micin atau MSG (Monosodium Glutamat) yang biasa digunakan untuk tambahan rasa dalam masakan bisa kita manfaatkan untuk pupuk. Melansir dari CNN, berdasarkan informasi dari Den Garden, micin mengandung nitrogen yang tinggi dan mineral lainnya. Pupuk dari MSG ini sama halnya dengan pupuk biasa lainnya yang bisa mempercepat tumbuhan. 

Jual atau Beli Pupuk dalam Jumlah Besar

Untuk memudahkan pembelian pupuk dalam jumlah besar, kamu bisa menemukannya di aplikasi PasarMIKRO. Kamu bisa menemukan pupuk dari para produsen yang ada di Indonesia di fitur ‘Pasar Baru’ atau kamu bisa memasukan penawaran sesuai dengan kebutuhan pupuk di fitur ‘Penawaran Masuk’. 

Transaksi lebih mudah, meskipun partner kamu belum mendapatkan verifikasi dari aplikasi. Dengan fitur ‘LangsungAja’, transaksi bisa kamu lakukan dengan mudah dan aman. Cari tahu mengenai fitur Langsung Aja dan fitur lainnya, isi form di bawah ini dan tim kami akan menghubungi mu segera! 

Form Lead Generation - Pupuk Tanaman

Atau, unduh aplikasi PasarMIKRO sekarang juga di Google Play Store!

PasarMIKRO - Pertanian Berkelanjutan

PasarMIKRO, Aplikasi Perdagangan untuk Petani, Peternak, Nelayan dan Pedagang Pertama dan No. 1 di Indonesia

Tidak ada waktu yang lebih baik dari sekarang untuk memulai perubahan, bergabunglah dengan komunitas perdagangan terpercaya hanya di PasarMIKRO!

Play Store Badge
Aplikasi Digitalisasi Perdagangan Agrikultur

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mudah, Cara Membuat Pupuk KCL yang Aman untuk Tanah

Mudah dan Murah, Cara Membuat Pupuk Urea Menggunakan Bahan-Bahan Dapur

Panduan Lengkap Pupuk NPK: Jenis, Manfaat, dan Cara Penggunaannya dalam Pertanian