Home » Rahasia Sukses Negosiasi dalam Perdagangan Agribisnis
PasarMIKRO - Pembeli Sedang Melakukan Negosiasi Transaksi dengan Pedagang di Pasar

Rahasia Sukses Negosiasi dalam Agribisnis yang Harus Diketahui Pedagang

Simak 5 strategi ampuh untuk mencapai kesepakatan yang sukses dan menghindari gagal dalam negosiasi perdagangan agribisnis.

Negosiasi harus menghasilkan kesepakatan yang menguntungkan dua belah pihak. Akan tetapi, negosiasi tidak selalu berjalan mulus. Terkadang, Pejuang Mikro menemukan konflik dengan pihak lawan ataupun kesepakatan yang buntu. Alhasil nego pun batal. Padahal negosiasi yang baik akan menguntungkan kedua belah pihak dan membuat relasi menjadi erat dan berkepanjangan.

Jadi, apa yang dibutuhkan agar negosiasi sukses? Yuk, simak artikel ini sampai tuntas!

Negosiasi Bukan Hanya Menuntut Harga Lebih Rendah

Kata negosiasi pastinya sudah tidak asing di telinga karena kamu yang sering melakukannya dalam kegiatan perdagangan. Misalkan saja, saat petani ingin mendapatkan harga pupuk yang lebih rendah, para tengkulak yang ingin mendapatkan kualitas produk tertentu, dan masih banyak lagi.

Negosiasi memang tidak sebatas bertujuan mendapatkan harga yang lebih rendah saja. Lalu apa itu sebenarnya negosiasi?

  • Negosiasi merupakan proses tawar menawar dengan jalan berunding untuk mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak (kelompok atau organisasi) yang lain. – Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi IV (2008:957)
  • Negosiasi berasal dari kata to negotiate, to be negotiating dalam bahasa Inggris yang berarti “merundingkan, membicarakan kemungkinan tentang suatu kondisi, dan atau menawar”. – Mulyadi (2016:147)
  • Teks negosiasi bentuk interaksi sosial yang berfungsi untuk mencapai kesepakatan di antara pihak-pihak yang mempunyai kepentingan berbeda.” – Kosasih (2014:86)

Jadi, dapat disimpulkan negosiasi adalah proses interaksi antara dua orang atau lebih untuk mencapai atau tujuan tertentu.

Apa saja yang Menyebabkan Negosiasi Gagal?

Pedagang dari luar negeri tertarik untuk membeli biji kopi di Indonesia. Mereka langsung datang ke ladang kopi dan menemui petani. Si pedagang mengajukan harga US$ 2.000 per ton atau senilai Rp29.966.000 per ton. Petani menginginkan harga normal US$ 3.600 per ton atau senilai Rp53.946.000,-. Negosiasi terjadi berjam-jam sayangnya belum ada kesepakatan di antara keduanya.

Menurut kamu, apa yang membuat negosiasi tersebut gagal? Di bawah ini, ada beberapa hal yang umumnya mengakibatkan nego tidak menemukan kesepakatan, di antaranya:

  1. Tidak Mempelajari atau Memahami Budaya

Seperti contoh cerita di atas, trader dari asing belum memahami bagaimana cara berinteraksi dengan petani lokal. Budaya yang berbeda tentunya memiliki cara berkomunikasi yang berbeda ya. Mulai dari hierarki yang berlaku di daerah tersebut, intonasi suara serta gestur tubuh.

Maka dari itu, sebelum bernego dengan lawan yang berbeda budaya tidak ada salahnya untuk mencari tahu. Hal ini akan membantu kamu memahami kebutuhan dan ekspektasi mereka, dan juga akan membuat mereka lebih mempercayai kamu dan bernegosiasi dengan itikad baik.

  1. Memiliki Prioritas yang Berbeda

Di bidang perdagangan agribisnis, negosiasi memiliki tujuan yang beragam dan prioritas yang berbeda. Sehingga sulit untuk mencapai kesepakatan. Misalkan saja, si A melakukan nego karena peduli dengan kelestarian lingkungan, sementara si B fokus dengan pertumbuhan ekonomi.

  1. Merasa Lebih Berkuasa

Negosiasi bisa gagal terjadi karena memiliki tingkat kekuasaan yang berbeda. Kamu mungkin pernah melihat bagaimana orang yang memiliki kekuasaan kecil mengalami kesulitan karena suaranya tidak didengar. Ada banyak faktor yang mengakibatkan hal ini antara lain kurangnya kepercayaan, pengaruh politik, sumber daya keuangan, dan akses terhadap informasi.

  1. Terbawa Emosi

Terlalu agresif dalam menyampaikan keinginan saat bernegosiasi bisa saja menyulut amarah dari lawan bicara. Kalau sudah terjadi kesepakatan dalam nego sulit terjadi ya.

  1. Tidak Ada Transparansi

Negosiasi dalam perdagangan agribisnis sering kali tidak transparan, sehingga menyulitkan para pemangku kepentingan untuk memahami prosesnya dan meminta pertanggungjawaban para negosiator. Kurangnya transparansi ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kompleksitas masalah yang terlibat atau keinginan untuk melindungi informasi rahasia.

Kamu sekarang sudah mengetahui faktor-faktor apa saja yang bisa menyebabkan kegagalan dalam bernegosiasi. Sekarang, saat nya kamu mencari tahu bagaimana tips agar negosiasi berjalan sukses dan membawa dampak dalam perkembangan agribisnis kamu.

5 Tips Nego Lancar Tanpa Hambatan

  1. Lakukan “BATNA

Apa itu BATNA? BATNA merupakan singkatan dari Best Alternative to a Negotiated Agreement. BATNA merupakan istilah yang dipakai dalam negosiasi sebagai alternatif-alternatif supaya negosiasi tercapai sepakat dan tidak membuat rugi kedua belah pihak.

Untuk menerapkan cara ini, kamu harus memiliki batasan harga tertinggi dan batasan harga terendah. Batasan harga tinggi dikeluarkan pada saat awal, agar mendapatkan feedback atau timbal balik dari lawan yang akan mengeluarkan harga yang ia inginkan. Sedangkan batasan harga terendah untuk melakukan evaluasi apa harga tersebut masih bisa diterima oleh kamu atau tidak.

  1. Jangan Mudah Menyerah

Gagal saat melakukan negosiasi pertama kali, bukan berarti kamu akan gagal terus ya. Negosiasi di awal bisa gagal karena bisa saja argumen yang kurang layak atau masih membutuhkan informasi lanjutan. Oleh karena itu, kendalikan emosi dan buat strategi pendekatan lain.

  1. Tawarkan Nilai atau Keunggulan Produk

Dibandingkan tawar menawar untuk mendapatkan harga terendah, kamu bisa fokus menawarkan dengan kualitas atau keunggulan dengan produk yang dimiliki. Misalkan jenis ikan, ukuran, serta kesegaran jarang bisa didapatkan di daerah lain. Jika terlalu fokus dengan harga yang ada hanya akan merusak kualitas produk yang kamu punya.

  1. Menggunakan Mediator

Masih bisa mendapatkan bantuan melalui mediator sebagai pihak ke-3 yang netral. Mediator akan membantu menyelesaikan perbedaan dan mencapai kesepakatan yang menguntungkan untuk kedua belah pihak.

  1. Buat Tujuan yang Realistis

Saat melakukan negosiasi berarti ada kebutuhan di antara kedua belah pihak. Sebaiknya usahakan untuk memiliki tujuan yang realistis agar kedua belah pihak tidak kecewa. Hal ini akan membantu kamu memiliki waktu yang cepat dalam negosiasi. Selain tujuan yang realistis, kamu bisa juga membuat bahasan topik dalam diskusi agar tidak keluar dari tujuan yang sedang dibicarakan.

Selain tips-tips di atas ini ada solusi mudah yang bisa langsung kamu praktikan. Lanjutkan baca artikel ini untuk mengetahuinya ya…

Solusi Nego dalam Perdagangan Agribisnis

Kalau negosiasi yang kamu lakukan untuk mendapatkan harga yang terjangkau, transparan, mudah, serta cepat. Kamu bisa mencoba aplikasi PasarMIKRO dan menggunakan fitur “Penawaran Masuk-Keluar”.

Negosiasi Perdagangan Agribisnis

PasarMIKRO, Aplikasi Perdagangan untuk Petani, Peternak, Nelayan dan Pedagang Pertama dan No. 1 di Indonesia

Tidak ada waktu yang lebih baik dari sekarang untuk memulai perubahan, bergabunglah dengan komunitas perdagangan terpercaya hanya di PasarMIKRO!

Play Store Badge
Aplikasi Digitalisasi Perdagangan Agrikultur

PasarMIKRO dapat menjadi solusi modern dan inovatif untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan petani, nelayan, dan pedagang mikro di Indonesia.

Nego Mudah dengan Fitur Penawaran Masuk dan Keluar Pada Aplikasi PasarMIKRO

Apa itu Penawaran Masuk?

Penawaran Masuk merupakan aktivitas yang dibuat oleh penjual kepada pembeli. Dimana kamu sebagai penjual akan menawarkan produk yang kamu jual.

Sebagai contoh, kamu ingin melakukan transaksi di aplikasi PasarMIKRO dengan Pembeli A. Maka kamu harus membuat penawaran kepada Pembeli A. Untuk membuat penawaran, silahkan ikuti langkah- langkah berikut:

  1. Masuk ke menu Pasar Baru
  2. Pejuang Mikro dapat melihat list toko yang ada pada aplikasi PasarMIKRO
  3. Pilih nama toko yang Pejuang Mikro maksud, sebagai contoh disini kita pilih toko testing tri
  4. Klik Beri Penawaran ke Toko ini
  5. Klik + Tambahkan Barang
  6. Isi detail komoditas seperti: nama komoditas, kuantitas dan harga per kg
  7. Jika seluruh informasi yang diinput sudah sesuai dan benar, klik Beri Penawaran, Akan muncul notifikasi seperti gambar di atas lalu klik YA
  8. Penawaran Anda sudah berhasil terkirim ke Calon Pembeli

Kamu bisa melakukan negosiasi harga dan diskusi lainnya dengan klik tanda WhatsApp.

Cara Melihat Penawaran Keluar

Setelah penjual menawarkan produk seperti cara-cara di atas, pembeli akan menerima penawaran tersebut.

Dibawah ini merupakan langkah-langkah untuk pembeli mengambil penawaran yang telah dikirim oleh penjual.

  1. Klik ikon dengan tanda panah ke bawah dus
  2. Seluruh penawaran yang belum Pejuang Mikro ambil, akan muncul disini bagian Penawaran “Aktif”
  3. Klik Ambil Penawaran atau Tolak Penawaran jika Pejuang Mikro tidak menyetujui penawaran

Selanjutnya, untuk proses keamanan dan verifikasi, Pejuang Mikro akan diminta untuk melakukan foto selfie, memasukan PIN aplikasi PasarMIKRO. Transaksi Pejuang Mikro sudah berhasil! Penjual ataupun pembeli akan mendapatkan notifikasi pada aplikasi PasarMIKRO bahwa transaksi sudah berhasil.

Itulah seluk beluk mengenai negosiasi dalam perdagangan agribisnis. Kunci kesuksesan negosiasi yang tidak boleh kamu lupakan adalah kepercayaan diri. Di manapun negosiasi itu terjadi termasuk dalam menjalankan perdagangan agribisnis.

Pertanyaan Umum Seputar Negosiasi dalam Perdagangan Agribisnis

Apa yang dimaksud dengan negosiasi?

Negosiasi merupakan proses tawar menawar dengan jalan berunding untuk mencapai kesepakatan bersama antara satu pihak (kelompok atau organisasi) dan pihak (kelompok atau organisasi) yang lain.

Apa yang menyebabkan negosiasi gagal?

Beberapa faktor yang umumnya mengakibatkan negosiasi tidak menemukan kesepakatan adalah:

  • Tidak mempelajari atau memahami budaya
  • Memiliki prioritas yang berbeda
  • Merasa lebih berkuasa
  • Terbawa emosi
  • Tidak ada transparansi

Apa yang dimaksud dengan BATNA dalam negosiasi?

BATNA merupakan singkatan dari Best Alternative to a Negotiated Agreement. BATNA digunakan sebagai alternatif-alternatif supaya negosiasi tercapai sepakat dan tidak membuat rugi kedua belah pihak.

Bagaimana cara mengatasi kegagalan dalam negosiasi pertama kali?

Gagal dalam negosiasi pertama kali bukan berarti kegagalan selamanya. Kendalikan emosi dan buat strategi pendekatan lain untuk mencoba kembali.

Apa keuntungan menawarkan nilai atau keunggulan produk dalam negosiasi?

Dibandingkan fokus pada tawar menawar harga terendah, menawarkan nilai atau keunggulan produk dapat menjadi strategi yang lebih efektif. Hal ini dapat mempertahankan kualitas produk yang dimiliki dan memberikan keunggulan dibandingkan produk lain.

Apa peran mediator dalam negosiasi?

Mediator berperan sebagai pihak ke-3 yang netral untuk membantu menyelesaikan perbedaan dan mencapai kesepakatan yang menguntungkan untuk kedua belah pihak.

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cara Beradaptasi dengan Perubahan Preferensi Konsumen dalam Agribisnis

Cara Melakukan Pemasaran Telur Ayam yang Efektif

Memahami Apa itu Tren Pasar Komoditas Pertanian

Cara Mendapatkan Solusi Pengembangan Usaha Agribisnis yang Efektif